Postingan

TOLERANSI

Gambar
SE Menag. Aturan pengeras suara masjid, musholla dengan alasan untuk toleransi dan kebersamaan... Maaf kalau kami tidak sependapat.. Mari saling menghormati dan menghargai walaupun berbeda keyakinan .. Ini pendapat kami .. TENTANG PENGERAS SUARA Kalau tinggal di perumahan berdamailah dengan bisingnya teriakan tukang sayur dan tukang bubur. Kalau tinggal di pinggir jalan berdamailah dengan bisingnya knalpot dan klakson kendaraan Kalau tinggal di hutan berdamailah dengan suara jangkrik dimalam hari, suara burung dipagi hari dan suara-suara hewan buas bersahut-sahutan setiap saat. Kalau tinggal dekat Musholla berdamailah dengan bising suara speaker. Kalau tinggal dekat Vihara nikmati saja aroma dupa. Kalau tinggal dekat Gereja nikmatilah dentangan suara lonceng Gereja. Kalau tinggal di pulau Bali nikmatilah suasana Nyepi yang begitu sakral. Tak perlu menghujat dan minta agar menghentikan kebisingan itu. Tak perlu harus pamer foto profil ataupun berkoar-koar *SAYA INDONESIA* *S...

UMAT TAK HANYA BUTUH PENCERAMAH

Gambar
Nabi SAW itu seorang muballigh sekaligus organisatoris.  Sebagai muballigh beliau menyebarkan syiar Islam dengan cara santun dan damai. Sebagai organisatoris beliau pemimpin ummat, menggerakkannya secara rapi untuk mencapai tujuan.  Itulah mengapa beliau mengelola ummat dalam berbagai event, baik event pembinaan, hingga memobilisasi ummat melalui perjanjian antar suku,agama dan negara bahkan perang sekalipun. Beliau juga seorang kepala negara, mengurus tetek mbengek urusan  rakyat hingga berhadapan dengan banyak raja dibelahan dunia.  Jadi, Rasulullah itu multi talenta. Pendakwah sekaligus manager, muballig sekaligus pemimpin politik  yang mengelola dan memobiliasi ummat mencapai tujuan mulia.  Persoalannya adalah hari ini ummat kehilangan prototype pemimpin minimal yang mendekati multitalenta seperti Nabi.  Dalam beberapa dekade, ratusan bahkan ribuan pendakwah muncul sebagai muballigh murni.  Bergerak dari ceramah ke ceramah, dari yo...

NONTON BARENG KPU SUKOHARJO

Gambar
KPU Sukoharjo mengelar nonton bersama Peluncuran Hari Pemungutan Suara Pemilu Serentak 2024,  dengan mengundang Forkompinda, Partai Politik dan Bawaslu Kabupaten Sukoharjo, Senin (14/2/22). Acara peluncuran hari pemungutan suara Pemilu Serentak 2024 dimulai pukul 19.00 WIB  diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dilanjutkan doa dan laporan pelaksanaan kegiatan oleh Deputi bidang Dukungan Tehnik KPU RI.  Ketua KPU RI Ilham Saputra dalam sambutannya menyampaikan  penetapan hari pemungutan suara Pemilu 2024 yakni 14 Februari 2024. KPU RI juga sudah melakukan serangkaian persiapan menuju pelaksanaan pemilu 2024. Kegiatan berlangsung dengan meriah salah satunya dengan menampilkan selayang pandang nonton bareng di 34 KPU provinsi. KPU kabupaten/ kota mengelar nonton bareng di wilayah kerja masing-masing. #KPUMelayani #peluncuranharipemungutansuarapemilu2024 #menujupemilu2024 ( Iskeb/SR/KPU Skh )

RESMI Jalan Syekh Nawawi al-Bantani di Cakung-Cilincing.

Gambar
Alhamdulillah, kemarin bersama warga Nahdlatul Ulama meresmikan nama Jalan Syekh Nawawi al-Bantani yang berada di Cakung-Cilincing. Syekh Nawawi al-Bantani adalah sosok guru, ulama, salah satu dari tiga ulama dari Indonesia yang pernah menjadi imam di Masjidil Haram. Dikenal bukan hanya seantero nusantara tetapi juga Syekh Nawawi adalah ulama dari Indonesia yang memberi warna pada perkembangan peradaban Islam dunia. Peresmian nama ini bukan sekadar perubahan nama jalan tapi juga mengubah perjalanan waktu yang amat panjang itu menjadi ruang, dan tugas kita adalah mengambil hikmah, pengalaman dan belajar dari sejarah. Lebih dari itu, untuk memotivasi kita terus membuat sejarah-sejarah baru ke depan. Kami berharap melalui penamaan jalan ini, akan lebih banyak warga Jakarta dan sekitarnya yang terinspirasi terutama generasi muda sehingga harapannya nanti akan muncul pribadi-pribadi yang meneruskan perjuangan dan kontribusi Syekh Nawawi al Bantani dalam memberikan warna pada per...

MANAGEMEN REKAYASA LALU LINTAS DI JALAN BUKIT BEGO, BANTUL.

Gambar
Pemasangan ribuan ban bekas di pinggir tebing Bukit Bego, Pedukuhan Kedungbuweng, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Bantul, oleh sejumlah relawan dan komunitas trail mendapat tanggapan dari polisi hingga Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul. Polisi mengapresiasi hal itu dan Dishub akan berkoordinasi dengan Dishub DIY soal teknis penataannya. "Kami mengapresiasi dari warga kemudian kami sudah berkoordinasi dengan pihak pemrakarsa maupun dari Lurah Wukirsari terkait kegiatan ini," kata Kanit Kamsel Satlantas Polres Bantul Ipda Ervita Juliani kepada wartawan di Bukit Bego, Bantul, Selasa (8/2/2022). Ervita mengatakan pemasangan ban tersebut sebagai manajemen rekayasa lalu lintas. Terlebih, pemasangan ban tersebut dapat meminimalisir benturan kendaraan yang terlibat laka lantas. "Ini adalah salah satu kegiatan manajemen rekayasa lalu lintas, dan bertujuan jika terjadi lagi, tapi harapan kita laka tidak terjadi lagi, ban ini yang bisa menghalangi. Sehingga tida...

THE POWER OF "RAGA INI"

Gambar
Allahu Akbar...gak jenuh bacanya... Kami sedang antri periksa kesehatan. Dokter yang kami kunjungi ini termasuk dokter sepuh –berusia sekitar tujuh puluhan- spesialis penyakit... “Silakan duduk,” sambut dr.Paulus. Aku duduk di depan meja kerjanya, mengamati pria sepuh berkacamata ini yang sedang sibuk menulis identitasku di kartu pasien. “Apa yang dirasakan, Mas?” Aku pun bercerita tentang apa yang kualami sejak 2013 hingga saat ini. Mulai dari awal merasakan sakit maag, peristiwa-peristiwa kram perut, ambruk berkali-kali, gejala dan vonis tipes, pengalaman opnam dan endoskopi, derita GERD, hingga tentang radang duodenum dan praktek tata pola makan Food Combining yang kulakoni. “Kalau kram perutnya sudah enggak pernah lagi, Pak,” ungkapku, “Tapi sensasi panas di dada ini masih kerasa, panik juga cemas, mules, mual. Kalau telat makan, maag saya kambuh. Apalagi setelah beberapa bulan tata pola makan saya amburadul lagi.” “Tapi buat puasa kuat ya?” “Kuat, Pak.” “Orang kalau ku...

BERIBADAH KOK DIBATASI

Gambar
Pembatasan ibadah kembali digulirkan oleh pemerintah Kemenag. Banyak kalangan yang mempertanyakan kebijakan itu. Pengamat politik Rocky Gerung mengaku dirinya heran dengan kebijakan Pemerintah yang membatasi aktivitas ibadah namun orang asing boleh masuk Indonesia.  Diketahui sebelumnya Kementerian Agama telah menginstruksikan pengelola dan pengelola tempat ibadah untuk memberlakukan jarak maksimal satu meter antar jamaah dalam beribadah. Rocky Gerung juga secara khusus menanggapi kebijakan Menteri Ibadah Yaqut Cholil Qoumas yang mengimbau masyarakat berusia 60 tahun ke atas untuk beribadah di rumah. Rocky Gerung menilai kebijakan Menteri Agama itu merupakan kelanjutan dari perintah pemerintah pusat, seperti yang diungkapkan Luhut Binsar Pandjaitan. Karena itu, Yaqut Cholil Qoumas selaku Menteri Agama mengingatkan masyarakat sesuai kewenangannya, yakni dalam urusan agama dan peribadatan. Meski ibadah terbatas, sayangnya regulasi yang dikeluarkan pemerintah terkesan tida...